Beranda > Uncategorized > Menuliskan Kembali Cerita Anak

Menuliskan Kembali Cerita Anak

Nama    : Muh. Nur Ardian

Kelas    : VIIA

No    : 28

Data Sumber    :

Buku    : Tito Perintis Desa Teladan

Ketebalan    : 72 hlm

Lebar    : 15 cm

Tinggi    : 20,5 cm

Tito Perintis Desa Teladan

 

  1. Mengidentifikasi perilaku/kebiasaan tokoh

 

Tokoh 

Sifat 

Tito (tokoh utama) 

Pekerja keras, kreatif, tidak berpangkutangan, tidak mudah putus asa, pintar, tidak sombong, mau mendengarkan nasihat, berfikir maju, pecinta alam, patuh terhadap orangtua, pemalu, dsb.

Gito 

Pekerja keras, patuh terhadap orangtua 

Gendut 

Pemalas, penakut, mudah putus asa, dsb.

Danu 

Optimis, penyemangat, patuh terhadap orang tua, dsb. 

Dono 

Suka berangan-angan 

Pak Mamat 

Pemikir, pintar, mampu memberikan pemecahan masalah, penyemangat, tidak mudah putus asa, pemberi nasihat, dsb. 

Pak kepala desa 

Pemberi motivasi 

 

  1. Menuliskan kehidupan anak.

 

Tito bersama kawannya berangan-angan, Tito mengangankan bahwa desanya yang gersang esok akan menjadi desa yang maju. Tito bukan sebatas berangan-angan dia juga mencari solusi untuk mencapai cita-cita mulya tersebut. Diapun bertanya pada pamannya, namun paman menyuruh Tito untuk nertanya kepada Pak Mamat. Titopun mengurungkan niatnya karena malu. Barulah setelah Pak Mamat datang kerumahnya, dia menyapaikan gagasan tersebut. Pak Mamat pun menanggapinya, dia juga meminta Tito untuk mengikuti lomba mengarang. Titopun mengangkat cerita rakyat “Legenda Telaga Sinting” dalam lomba mengarang tersebut. Untuk menyempurnakan karangannya Tito pergi ke Telaga Sinting. Namun saat mengamati telaga tersebut dia malah melihat sumber mata air. Selesai mengarang Tito dan teman-teman kembali untuk memeriksa sumber mata air tersebut. Setelah dipastikan bahwa mata air tersebut memang ada mereka melaporkan kepada kepala desa. Kepala Desapun merespon dengan baik, yaitu hari esoknya Kepala Desa dan para anak-anak tadi memastikan laporan tersebut. Akhirnya penduduk desa tersebut mencari sumber mata air tersebut untuk dialirkan. Jasa Tito tidak hanya itu dia juga mempelopori penghiasan telaga tersebut. Dengan cara mencari mata air lain dan membendungnya dan membentuk telaga yang indah dan bermanfaat. Sehingga desa tersebut menjadi desa teladan dan dikunjungi banyak orang seperti yang diharapkan Tito

  1. Mengaitkan peristiwa yang terjadi dengan realitas kehidupan.

 

Sudah jarang anak seperti Tito pada masa sekarang. Hal tersebut diakibatkan oleh orang tua yang terlalu memanjakan anaknya. Hal tersebut diperparah dengan sifat anak yang malas dan suka bermain game hingga lupa waktu. Masih baik jika anak bermain permainan yang dapat mengasah kreativitas dan otot. Hal-hal tersebutlah yang membuat kreativitas mereka luntur dan kurng termotivasi karena yang dia mita pasti diberikan oleh orangtua mereka. Malahan anak-anak yang seperti Tito kebanyakan muncul dari keluarga yang ekonominya lemah, namun juga tidak sedikit anak yang seperti Tito yang dari keluarga mampu. Itu terjadi karena anak yang dari keluarga ekonominya rendah mempunyai keinginan/motivasi yang kuat untuk merubah nasib keluarganya. Sedangkan anak yang dari keluarga yang kaya merasa kenginan dirinya sudah terpenuhi sehingga kurang termotifasi untuk belajar, menciptakan sesuatu yang baru dll.

 

 

 

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: